|
Non-Kependidikan Bisa Jadi Guru |
|
Saturday, 17 October 2009 |
|
SURABAYA(SI) – Kabar menarik bagi sarjana
nonkependidikan yang ingin menjadi guru.Kini,untuk bisa menjadi guru tidak
harus lulusan ilmu kependidikan. Sarjana non-kependidikan pun bisa menjadi
guru tanpa harus menjalani pendidikan khusus ilmu kependidikan. Aturan baru
tersebut mulai berlaku pada Desember 2009 nanti. Ketua Persatuan Guru
Republik Indonesia (PGRI) Jatim Ichwan Sumadi menuturkan, aturan baru ini
bisa menjadi terobosan baru di dunia pendidikanNantinya para pengajar di
sekolah tidak lagi didominasi para guru lulusan ilmu kependidikan. ”Untuk
menempati posisi sebagai pengajar akan ada kompetisi. Jadi guru yang terbaik
bisa menempati posisi yang ideal,” ujar Sumadi kemarin. Untuk itu,bagi
sarjana Ilmu Kimia murni,Kelautan,Desain,maupun bidang lainnya bisa
memperoleh sertifikat pendidik yang dikeluarkan Departemen Pendidikan
Nasional (Depdiknas). Sumadi mencontohkan,sejumlah PT Jatim yang sebelumnya benama IKIP, kini berubah status menjadi universitas. Diantaranya Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya, Universitas Kanjuruhan Malang, Universitas Nusantara Kediri, Universitas Ronggolawe Tuban, dan Universitas PGRI Banyuwangi. ”Semua PT itu sebelumnya bernama IKIP, tapi sekarang semuanya sudah menjadi universitas. Perubahan itu tak lepas dari perubahan kebutuhan pendidikan di Indonesia,jadi PT tidak lagi menyajikan satu fakultas saja,” ungkapnya. Kepala Bidang Ketenagaan Dinas Pendidikan (Dindik) Surabaya Yusuf Masruh menuturkan, perubahan aturan menjadi guru tersebut, bisa merubah formasi tenaga pengajar. Selama ini, di Surabaya terkadang kekurangan guru karena banyak yang sudah memasuki masa pensiun. Alhasil,kalau ada suplai tenaga pengajar baru,terutama dari lulusan non-kependidikan, bisa semakin menggairahkan kegiatan belajar mengajar (KBM). ”Kami siap saja untuk menempatkan para guru di di beberapa sekolah asalkan kualitasnya memang benar-benar terjamin,” imbuhnya. (aan haryono) Sumber: http://www.seputar-indonesia.com/
|